Sabtu, 06 Juli 2013 |

Candi Serut

CANDI SERUT atau yang akrab disapa Unur Serut oleh warga sekitar Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya, Karawang Jawa Barat, termasuk kedalam salah satu kompleks candi yang berada di kawasan percandian Batujaya. Situs ini akrab disimbolkan dengan kode TLJ 1 oleh para arkeolog dan sejarawan.

Situs ini proses ekskavasi dan rekonstruksi bangunannya tetap brjalan hingga hari ini. Dalam komplek situs ini, terdapat empat bangunan struktur candi. Bangunan TLJ 1 belum seluruhnya terungkap, mengingat kondisinya yang dibawah permukaan tanah, ditambah banyaknya tanah bangunannya yang ambles kepermukaan tanah.

Setidaknya,  kaki candi TLJ 1 (a) masih bisa diketemukan dan diketahui bentuknya. Situs ini memiliki ukuran panjang sekitar 22 m dengan lebar 10 m menurut informasi terakhir kali dipantau dari hasil penggalian tahun 2010 lalu. Dari sisa bangunan yang tersisa diperkirakan candi ini berdenah bujur sangkar dengan panjang sisi-sisinya 8,5 m khusunya di candi TLJ 1 (b). Bangunan TLJ 1(c) berdenah empat persegi dengan panjang sisi 6 m. Dimana, pada sisi timur laut terdapat tangga.

Candi Serut tengah direkonstruksi

Bangunan ini dilepa dan dihiasi ornamen yang terbuat dari bahan semen kapur (stucco). beberapa hiasan berupa kepala arca manusia dan binatang dari bahan stucco juga ditemukan dalam runtuhan di bagian luar kaki bangunan candi. Halaman di sekitar bangunan kemungkinan pernah mengalami pengurugan. Permukaan halaman kemudian ditutup dengan lapisan plester dari bahan stucco. Bangunan TLJ ID merupakan kolam. Struktur yang masih tersisa berupa tembok memanjang yang menyiku di dasar kolam.

Kondisi dan bentuk Candi Serut (TLJ 1 (a))

Candi Asem termasuk kedalam salah satu bangunan candi di kompleks percandian Batujaya Karawang, Jawa Barat. Bangunan ini di simbolkan dengan nama situs TLJ V (Unur Asem). Situs ini kini masih dalam tahap pemantauan akan bentuk asli bangunan ini. Sayangnya karena hampir rata dengan tanah, kondisi bangunan ini sedikit sulit dikenali.

Candi Asem

Namun dari penelitian yang pernah dilakukan, candi ini berdenah bujur sangkar berukuran 10 X 10 m. Candi ini dilengkapi dua tangga berada di sisi tenggara dan timur laut. Tangga yang berada di sisi tenggara dibangun lebih besar dari tangga yang berada di sisi timur laut. Di bagian atas sisa bangunan nampak susunan bata yang berdenah lingkaran konsentris, yang kemungkinan berbentuk layaknya sebuah bangunan stupa

Candi Asem

Keletakan candi Serut hingga candi Asem berada sekitar 100-200 meter dari lokasi candi Blandongan ataupun candi Jiwa di Desa Segaran. Untuk menuju kesitus ini dari lokasi candi Jiwa, tentu pengunjung harus melalui jalan setapak persawahan warga. Yang tentunya perlu berhati-hati, jika tidak ingin sendal ataupun sepatu pengunjung terjeblos ke jalanan setapak dari tumpukkan lumpur.sebab, menuju situs ini memang belum bisa dilalui dengan jaluk bersemen seperti dari lokasi candi Jiwa ke candi Blandongan.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

1 komentar:

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?