Minggu, 26 September 2010 |

mengembara mencari batu.

sepertinya batu kuno telah menghasutku untuk mencarinya... HHH seperti kena psyko pada batu berelief...cah gemblung.

terkadang otak warasku sering berbicara yang engga-engga. ta kawan, teman hingga orang yang membaca blok/semua situs dunia maya yang kupunya... untukku cepet-cepet insaf dari kerjaan yang ga ada gunannya ini.. ternyata mereka belom tau kenikmatan yang dahsyat yang selalu aku temukan saat blusukan mencari batu-batu kuno tersebut. seperti seorang pencari harta karun yang setengah badannya kiayi berdasi... HHh opo meneh kie.

mungkin seperti artikel sebelumnya yang pernah aku utarakan. bahwa terkadang seseorang bisa menggandrungi sesuatu itu bisa berlebihan. seperti halnya seorang penjahat kelamin yang ga jemu-jemu mencari badan-badan semok nan aduhai dimanapun ia berada. sifat seperti itulah yang kadang aku rasakan. sepertinya dikala aku beranjak menuju suatu wilayah atau kota yang aku sambangi. ada secuil niat liat yang aku sering rasakan. yaitu melihat benda cagar budaya yang ada di tempat tersebut, seperti candi atau bangunan kuno lainnya.

hingga saat ini ada beberapa kota yang sudah aku sambangi selain kota jogja yang aku tinggali, yang antara lain ialah klaten, magelang, solo, temanggung dan karawang. semua salah 1 candi disana pernah aku sambangi. mungkin dari tekat tersebutlah. jiwa petualangku terbangun. ada secuil niat yang tumbuh yang ingin aku lakukan. yang antara lain ialah berkunjung ke candi-candi yang ada dibeberapa kota. baik di jawa tengah, timur, barat atau malah pulau seperti bali, sumatra dan kalimantan ingin sekali aku sambangi... namun itu hanya impian otak kritingku... HHH semoga bisa tercapai walau ta semuanya bisa kukunjungi...

namun ternyata dengan kita berkunjung ke situs sisa kejayaan nenk moyang kita tersebut, secara kasat mata kita telah mencoba melestarikan sisa kebudayaan yang kita punya. dan untuk kalian yang ingin berkujung namun berniat ingin mencuri saya sumpahin celaka kalian... HHH malah nyumpahin.

sedikit curhat yang kayaknya hanya omongan yang ga jelas yang bisa saya utarakan, semoga makin banyak orang yang mencintai sejarah bangsa seperti saya... semoga lain waktu pembaca sekalian bisa ikut menyabangi situs dimanapun berada bersama-sama... HHH ngarep

selamat berjelajah..
salam nyariwatu, salam budaya..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 24 September 2010 |

candi jiwa

candi jiwa merupakan salah satu candi yang berada di kompleks situs batujaya,





NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

situs segaran

situs segaran letaknya hanya 100 meter dari candi blandongan namun situs ini sepi pengunjung. padahal letaknya ta jauh dari 2 candi yang samngat terkenal di situs batujaya ini yaitu candi jiwa dan candi blandongan, namun dikarnakan tak ada jalan semen untuk menuju kesitus ini makanya sangat jarang orang yang hendak mengunjungi situs ini, apalagi dengan kondisi situs ini yang ta mempunyai candi yang besar seperti halnya candi blandongan dan candi jiwa, makin membuat candi ini hanya jadi hiasan pelengkap kompleks batujaya yang mempunyai ukuran sekitar 2 kiloan penyebaran situsnya.

situs segaran

situs ini kini hanya menyisakan beberapa unur, sebuah prasasti tak terbaca dan juga sebuah sumur. sebenarnya masih banyak unur yang belum direkonstruksi dan terkesan masih seperti sebuah gundukan kecil. tak banyak yang bisa di hasilkan dari situs ini. walaupun sebenarnya adahal yang menarik yang bisa di gali dari keberadaan situs tersebut, tentunya tentang penggunaan situs ini pada masa lampau.

pondasi sebuah candi/unur


pondasi tumbukan batu-bata kuno

lingkungan situs segaran

ada sebnuah sumur kuno yang terbuat dari batu bata yang saat ini bagian luarnya telah dilapisi oleh semen dan terlihat hanya sebuah sumur buatan yang baru di bangun. namun bila di cermati didalamnya terdapat banyak batu-batu besar. dan beberapa reruntuhan bongkahan batu-batanya.

sumur yang telah di renofasi

disalah satu tumpukan batu yang terlihat jelas bentuk pondasinya disampingnya berdiri sebuah prasasti sayangnya tulisannya tak terlihat lagi. dan kemungkinan prasasti ini mengungkapkan tentang cerita di lingkungan situs batujaya ini berada.

batu bata kuno dan sebuah prasasti

untuk menuju situs ini . ya jalan satu-satunya harus melalui jalan setapak di tengah sawah yang salah langkah sedikit bisa terjeblos di sawah. dan jarak terdekat ialah melalui jalur candi blandongan yang sebelumnya kendaraan roda 2 kita, kita parkirkan disana..

situs ini sendiri berada di desa segaran, Batujaya, karawang, jawa barat. atau 30 kilometeran dari jakarta. dan ada 2 alternatif jalan menuju kesana. yaitu dengan jalur jakarta timur- bekasi-rangkasdengklok-batujaya. taw dengan jalur ke2 yaitu : jakarta utara-beksi utara- naek getek-batujaya... dan tinggal pilih jalur yang ramai dan macet taw jalur yang sepi tapi disuguhi indahnya pemandangan yang menarik dengan diselingi naik getek yang jarang2 anda lakukan seumur idup... (yang jalur 2 naekin mobil ke getek juga bisa ko')..... ongkos untuk motor 2000 kalo mobil tergantung negosiasi ma yang narik getek, semahal2nya ga mungkin sampai 10.000.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

candi sumur

mengucap nama candi sumur jelas-jelas sungguh asing, apabila dibandingkan dengan situs-situs di batu jaya. kalah tenar dengan nama candi jiwa dan juga candi blandongan. dan diperparah lagi apabila berkehendan menuju ke candi ini dari candi blandongan, di haruskan melalui jalur setapak di tengah pematang sawah. dan alhasil situs ini sepi pengunjung. hanya disambangi oleh beberapa orang yang niat saja. candi sumur sendiri kini hanya menyisakan pondasinya saja, dan uniknya di tengah sumuran candinya di diami beberapa ekor ikan kecil yang sepertinya memperindah kolam sumuran candi tersebut.

unur (tanah) ini sendiri dikeramatkan oleh penduduk setempat, oleh karna itu kini candi ini telah memiliki cungkup/rumah-rumahan untuk menjaga situs ini terkena secara langsung air hujan. mengenai nama unur sumur/candi sumur oleh penduduk setempat, kemungkinan karna di tengah candi ini terdapat sebuah sumuran candi yang bentuknya memang seperti sebuah sumur.

candi sumur

ta jauh dari candi sumur terdapat sebuah unur yang sayangnya semua batunya sudah hancur berkeping-keping/ malah sebagian batu bata candinya masih terpendam di gundukan tersebut. dilokasi tersebut juga terdapat sebuah makan dan juga 2 buah umpak yang bahan bakunya terbuat dari batu koral dan semen. kurang jelas mengapa di lokasi batujaya tersebut banyak ditemukan komposisi batu koral dan juga semen. apa jangan-jangan dahulu kala nenek moyang kita memang sudah mengenal bahan baku semen.?

unur yang tak berbentuk lagi.

dan mengenai mengapa di tempat ini terdapat umpak apa kemungkinan disini pernah terdapat sebuah bangunan yang di topak menggunakan bahan baku kayu, seperti sebuah pendopo/ bangunan lainnya..?
umpak dari bahan batu koral dan semen

ta jauh dari umpak tersebuat terdapat sebuah sumur yang berisi batu bata kuno dan kini bengunan tersebut telah dipagari, demi menjaga situs ini dari kerusakan yang lebih parah, sebab hampir semua dinding sumur tersebut batunya di uruk keluar. kurang jelas ini unur yang berupa sumur/ malah sebuah candi.
unur sumur kecil

candi sumur sendiri berjarah tetanggaan dengan kompleks candi serut sedangkan untuk menuju candi blandongan, situs segaran dan candi jiwa. harus melalui jalan persawahan. apabila tidak ingin melalui jalan persawahan . ya harus putar balik di pintu masuk desa satunya. dan sepertinya candi sumur ini berada di desa pakisjaya. batujaya, karawang, Jawa Barat. dan untuk menuju situs ini jalurnya sama dengan jalan menuju situs-situs batu jaya lainnya..


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 22 September 2010 |

candi serut

candi ini memang ta setenar candi jiwa dan blandongan bahkan untuk menuju candi inipun hanya beberapa orang yang niat saja, sebab akses menuju candi ini harus melewati pematang sawah yang salah langkah bisa kejeblos di tanah yang becek. tak seperti candi jiwa dan blandongan yang sudah di beri jalanan semen yang walau memakai kendaraan beroda 2 sekalipun, menuju candi ini lebih mudah. candi ini memang dal;ah tahap rekonstruksi dan memang tidak dibuka secara umum, bukan tidak mungkin candi ini beberapa tahun mendatang bisa jadi salah satu akses yang di unggulkan di situs batujaya. yang berada di desa tegalrejo, Batujaya, Karawang, Jawa Barat.

candi serut

candi ini sama seperti candi lainnya di batu jaya, yaitu memakai bahan baku batu bata namun dari bentuknya sepertinya berbeda, sebab candi ini memailiki pagar dan tidak memiliki pintu masuk, namun bagian badannya mempunyai kemiripan dengan candi blandongan. sayangnya di beberapa sumber ta ada yang memuat tentang sejarah candi ini. kurang jelas bangunan ini dahulu kala di gunakan untuk apa, dan mengapa memiliki pagar.

candi serut yang masih dalam tahap rekonstruksi

kondisi pagar candi serut mengalami penyurutan tanah jadi tidah rata di beberapa bagiannya, sepertinya dahulu ketika terpendam dalam tanah, pernah terjadi sebuah gempa yang membuat tanahnya menurun kedalam. dan memabuat pondasi pagar candi ini ta rata kembali.

pagar candi serut yang ambles

di sekitaran candi serut ini berdiri terdapat banyak tumpukan batu bata yang mengelilingi candi ini, kemungkinan tumpukan batu bata kuno tersebut merupakan bagian dari sebuah candi. yang sayangnya sepertinya susah untuk di rekonstruksi kembali. kemungkinan di sekitaran candi ini berdiri banyak banygunan yang menjadi bagian pendukung bangunan candi ini berdiri.

salah satu unur yang kini ta berbentuk lagi

yang paling unik dari beberapa kumpulan tumpukan batu bata kuno tersebut ialah, ada salah satu tumpuk batu bata yang bercampur dengan beberapa bongkahan batu koral dengan semen. apa batu koral dengan semen tersebut termasuk bagian penopang candi serut. sebenarnya bukan di candi serut saja bahan baku batu tersebut berada. di candi blandongan juga ada. hingga saat ini banyak sumber yang meragukan komponen batu ini termasuk komponen pendukung batu bata penompang candi.

2 bahan baku candi yang aneh

tak jauh dari candi serut berdiri terdapat sebuah batu bata yang sedang di susun coba-coba yang bentuknya melingkar. yang seperti bentuk sebuah stupa. kompleks situs batu jaya memang disinyalir merupakan sebuah kompleks percandian yang beragama budha. sebab candi jiwa sendiri disinyalir merupakan sebuah lapika arca budha.

seperti rekonstruksi sebuah stupa

di beberapa sudut candi serut ini juga ditemukan beberapa lubang penggalian yang di kanan kiri dindingnya menonjol beberapa batu bata, kemungkinan banyak batu bata kuno yang terkubur dan tercecer disana.

salah satu lubang galian di candi serut

ta jauh dari candi serut berdiri terdapat sebuah sisa pondasi candi yang berukuran kecil, kurang jelas nama unur tersebut, namun kemungkinan unur tersebut masih 1 kompleks dengan candi serut dan situs batujaya.
candi yang kini tinggal pondasinya saja

candi serut sendiri masih satu lokasi dengan situs batu jaya lainnya. dan apabila anda ingin mengunjungi situs ini. dan ingin melihat candi ini tanpa harus melalui pematang sawah, diharapkan anda melalui jalur utara pintu gerbang menuju situs batujaya. sepertinya melalui desa telagajaya. walau resikonya apabila anda ingin mengunjungi candi jiwa dan blandongan ya tentunya harus melewati pematang sawah juga..


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Minggu, 19 September 2010 |

candi blandongan

candi blandongan merupakan 1 satu candi yang berada di kompleks situs batujaya. candi ini kini sudah selesai di pugar walau ta semua bagian candi utuh seperti aslinya, sebab bagian atap candi sudah tak berbentuk lagi. kurang jelas kemana bagian candi, kemungkinan bagian atap candi menggunakan batu yang mudah lapuk seperti kayu atau bahan-bahan lainnya. atau malah telah runtuh, sebab batu candi semuanya polos dan tak bercorak seperti candi-candi di pulau jawa bagian tengah.

bagian dalam salah satu badan candi

yang paling memprihatinkan dari hasil rekonstruksi ini ialah ubin candi terbuat dari batu semen berwarna abu-abu. agak kontras dengan bentuk batu bata coklat. kurang jelas mengapa pemahaman pemasangan yang ta harmonis ini bisa terjadi dan juga terlihat dari jauh lantai dalam candi bagian atas seperti menggunakan corcoran semen.. sayangnya ga bisa masuk, mungkin bila boleh masuk, sungguh ganjil pemasangan ini bisa terjadi.

pondasi lantai candi blandongan

candi blandongan sendiri berbeda dengan candi jiwa dan beberapa candi di batujaya, candi ini memiliki 4 tangga masuk dan berbentuk bujur sangkar. sayangnya candi ini ta memiliki relief di bagian badan candinya, dan terkesan polos.
candi blandongan yang kini hanya menyisakan bagian kaki dan badannya saja

di sekitar candi blandongan inbi berdiri terdapat beberapa tumpukan batu bata yang kemungkinan dahulu merupakan bagian bangunan candi juga yang sayangnya susah untuk bisa di rekonstruksi kembali karna sangking parahnya batu bata tersebut porak poranda.

seperti sebuah bangunan kecil

di kompleks candi ini pernah di ketemukan kerangka manusia, arca, gerabah dan beberapa komponen candi yang kini telah diamanakan pihak BP3. mengenai kegunaan candi ini pada jaman dahulu. kurang bisa dipastikan, kemungkinan sebagai bangunan utama/istana. dikarnakan bagiannya yang paling besar dan juga memuliki tangga masuk.

sebuah candi yang kini ta berbentuk lagi

candi blandongan sendiri memang mirip dengan candi-candi yang ada di jawa timur. yaitu candi-candi khas kerajaan majapahit. dan candi blandongan sendiri masih 1 kompleks dengan situs batu jaya yang berada di desa segaran, batujaya, karawang, jawa barat. untuk menuju kesitus ini dianjurkan melalui jalur rangkas dengklok lalu menuju batu jaya. dan situs iniberada di tengah persawahan yang untuk menuju 1 situs ke situs lainnya sudah bila menggunakan kendaraan dan ta usah cape-cape mengitari situs ini dengan berjalan kaki. sebab secara garis besar seluruh situs batu jaya sekitar 2 kiloan lebarnya. dan kebanyakan memang sudah ta berbentuk lagi.

#. lihat foto situs batu jaya secara komplit klik disini


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Sabtu, 18 September 2010 |

peta penyebaran situs purbakala di klaten

peta disini menunjukan situs situs percandian yang berada di kebupaten klaten jawatengan. yang antara lain:

Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten

Candi Kalongan di Dusun Kalongan, kebon dalem kidul, Prambanan, Klaten

Candi Prambanan di Kecamatan Prambanan,Kabupaten Sleman dan Klaten

Candi Lumbung di Dusun Tlogo, Desa Tlogo, Prambanan, Klaten

Candi Bubrah di Dusun Klurak, Desa Tlogo, Prambanan, Klaten

Candi Sewu di Dusun Bener, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten

Candi Gana/ Candi Asu di Dusun Bener, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten

Candi Rejo/Candi Lor, Dusun candi lor, Des bugisan, Prambanan, Klaten

Candi Plaosan Kidul di Dusun Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten

Candi Plaosan Lor di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten

Situs Kaliworo B di Dusun Pacitan, Desa Ngemplakseneng, Manisrenggo, Klaten

Situs Kaliworo A di Desa Ngemplakseneng Manisrenggo, Klaten

Candi Merak di Desa Karangnongko, Karangnongko, Klaten

Candi Karangnongko di Desa Karangnongko, Karangnongko, Klaten

Situs Kunden di Dusun Kunden, Sumberejo, Klaten




View candi kalongan in a larger map

selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 17 September 2010 |

situs kaliworo B

situs kaliworo B ini merupakan situs cagar budaya yang berada di daerah penambangan batu di kaliworo klaten. situs kaliworo B letaknya lebih baik ketimbang situs kaliworo A yang berada di tengah hutan, situs ini berada tidak jauh dari jalanan menuju sebuah kampung.

reruntuhan candi kaliworo B


saat ini bentuk situs kaliworo B ini juga ga kalah memprihatinkannya hampir sama dengan candi-candi marjinan kebanyakan. kurangnya perhatian lebih dan juga ta bisas berbuat banyak. kini hanya menyisakan beberapa bongkahan batu yang bagi orang awam ta jauh beda dengan batu-batu yang di tumpuk-tumpuk ga jelas.

antefik situs kaliworo B


disitus ini masih terlihat beberapa artefak penting dari sebuah candi antara lain ialah: antefik, ratna dan sebuah yoni tanpa cerat. kurang jelas mengapa yoni dan ratna ini bisa dipasang berdampingan, kemungkinan karna ceratnya yang hilang dan ketika dipasang kedalam lubang yoni tersebut, batu ratna masuk, makanya mereka menyimpulkan bahwa itu pasangannya. padahal bila lebih jeli lagi, itu adalah bentuk dari sebuah yoni.

ratna dan sebuah yoni tanpa cerat


bahkan beberapa ahun yang lalu banyak batu dari situs ini yang tidak sengaja dibawa oleh para penambang pasir, dan kurang jelas keberadaannya kemana batu itu sekarang. apakah sudah di hancurkan berkeping-keping.

situs ini sendiri berada di dusun pacitan, desa ngemplak seneng, manisrenggo, klaten, Jawa Tengah dan apabila anda ingin menuju situs ini, ialah dengan mengikuti rute sebagai berikut:
1. ikuti jalur jogja solo hingga berhenti di proliman. maka berbelok ke kiri menuju ke cangkringan
2. hingga jln cangkringan KM7. maka berbelok ke kananlah. ikuti jalan lurus tersebut.
3. hingga berada di kecamatan manisrenggo yang di kiri jalan terdapat sebuah masjid/pombensin, maka berbelok ke kirilah.
4. hingga sampai di kantor desa ngemplakseneng maka berbelok kekanan lah. hingga mentok jalannya maka berbelok ke kanan lah
5. dan sampailah di dusun pacitan ikuti jalan tersebut hingga sampai di bendungan kecil yang ada tanjakannya..parkirkan motor anda. sebab di bawah jalan tersebut, menyempil situs kaliworo B


View Larger Map


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu selalu.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

situs kaliworo A

situs kaliworo A ini kini bentuknya sungguh memprihatinkan sebab banyak batu yang berserakan dimana-mana. hampir semuanya ta berbentuk bangunan lagi, sebab hanya meninggalkan komponen-komponen kecil.

batu candi yang berserakan


keletakan candinya yang di tengah hutan dan tidak adanya papn petunjuk menuju ke situs ini. makin membuat situs ini sepi pengunjung bahkan ta banyak orang yang mengetahui keberadaan situs ini. situs ini sendiri masih menyimpan batu-batu candi yang belum semuanya tergali.

sebuah antefik yang berlumut hijau


diantara bongkahan batu yang berserakan tersebut masih terlihat beberapa komponen candi yaitu sebuah antefik tanpa corak yang berbentuk polos dan juga sebuah yoni tanpa lingga.

yoni situs kaliworo A


bentuk yonipun sunguh memprihatinkan, bagian tubuhnya ada yang rusah dan bagian bawah cerat yang sepertinya bentuk ular yang diatasnya menompak sebuak kura-kura, bentuknya sudah ta terlalu terlihatlagi. dan juga bentuk yoni tersebut setengak bagian kakinya masih terpendam di bawah tanah.

yoni yang setengah bagian kakiny masih terpendam


dahulu kala di situs ini masih dijaga oleh seorang juru kunci, namun kini dikarnakan jurukuncinya sudah meninggal dunia. dan semenjak ta dijaga lagi oleh penjaga, situs ini terbengkalai dan tak terpelihara. dan dikarnakan letaknya yang susah dijangkau dan juga ta adanya petunjuk menuju kesitus ini, banyak orang yang tidak mengetahui keberadaannya.


dan lokasinya situs kaliworo A ini sendiri berada di kaliworo desa ngemplakseneng, manisrenggo, klaten. dan jalan menuju situs ini yang tergampang ialah sampai dulu di kawasan penambangan batu di kaliworo dan mulai bertanya kepada warga sekitar, sebab situs ini berada di tengah hutan.

dan ini adalah peta menuju situs kaliworo A dan B :

dan ini adalah panduan peta arahnya:

View Larger Map



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu selalu.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Senin, 06 September 2010 |

candi kalongan

ta jauh dari keberadaan candi sojiwan, masih terdapat 1 candi lagi, namun kini keberadaannya sungguh memprihatinkan sebab semua batu candinya telah di alih fungsikan menjadi sebuah pagar rumah warga. ada lebih dari 8 pagar rumah warga yang memakai batu candi ini. kurang jelas mengapa batu-batu ini bisa menyebar merata di semua sudut kampung.

pagar yang terbuat dari batu candi

menurut penuturan warga sekitar dulu di dusun kalongan ini, terdapat sebuah candi besar namun bangsa penjajah dulu bermukim di sekitar dusun ini. dan dikarnakan reruntuhan batu candi kalongan ini berserakan dimana-mana. akhirnya semua warga bergotong royong meratakan/istilahnya membagikan batu candi ini ke beberapa sudut rumah agar ta menumpuk. namun mirisnya semua artefak candinya ikut raib di curi.

seperti sebuah batu stupa

kini yang tersisa disini, hanya batu candi yang banyak di temui di beberapa sudut. dan ada beberapa artefak sebuh candi yang masih terlihat seperti batu yang berukir, seperti sebuah lingkaran stupa besar. yang bentuknya kemungkinan sebesar di situs dawangsari. dan juga di belakang rumah warga di temukan sebuah puncak stupa (yasti). dan kondisinya masih baik.

seperti batu stupa

nasib candi kalongan ini memang ta semujur tetangganya, yaitu candi sojiwan yang kini masih dalam tahap rekonstruksi. kemungkinan candi kalongan merupakan candi besar yang besarnya kemungkinan juga sebesar candi sojiwan. dan menurut cerita yang berkembang di dusun ini, nama kalongan berasal dari suatu arca/relief yang pernah ditemukan di dusun ini yang berbentuk kalong/kelelawar. namun tentang keberadaan arca/ relief tersebut sampai kini masih menjadi sebuah misteri.

pagar batu candi

candi kalongan berada di dusun kalongan, desa kebon dalem kidul, prambanan, klaten, jawa tengah. jalan akses menuju ke situ ini ialah dengan mengikuti jalur belakang masjid besar prambanan. ikuti jalan tersebut hingga terlihat candi sojiwan yang sungguh megah. dusun kalongan sendiri berada di timurnya candi sojiwan.

# terima kasih untuk maw blusuk untuk informasinya #


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Minggu, 05 September 2010 |

candi dawangsari

candi dawangsari kini hanya menyisakan reruntuhannya saja. reruntuhan candi hampir penuh menumpuk di beberapa sudut lapangan yang sering di gunakan sebagai tempat penitipan kambing-kambing ibu petani.

batu unik yang banyak di jumpai di candi dawangsari

di beberapa tumpukan batu tersebut terdapat batu yang melingkar lebar di suatu halaman candi yang tidak lain batu tersusun tersebut adalah bekas suatu stupa yang besar. bisa dilihat dari lingkaran stupanya yang begitu luas. apabila benar ini sebauh stupa kemungkinan ini merupakan sebuah candi budha yang berukuran besar.
batu-batu stupa candi dawangsari

adapula beberapa tumpukan batu candi yang dibawahnya masih terlihat jelas bagian suatu pondasi bangunan candi. kemungkinan komponen kaki dan badan candi dawangsari. namun sayangnya ta banyak komponen arca ataupun relief disini. hanya beberapa balok batu yang bermotif kotak yang banyak di temui di beberapa batu yang tergletak tersebut. namun di candi ini pernah di ketemukan sebuah arca budha yang kini telah di amankan oleh pihak BP3.

reruntuhan pondasi candi

banyak batu yang digunakan warga sekitar, untuk pondasi rumah, sawah ataupun tangga masuk sebuah perkampungan mereka. kurang jelas mengapa candi ini ta di rekonstruksi kembali padahal masih banyak batu candi yang tersisa di situs ini. memang nasibnya ta semujur candi barong yang hanya berjarak 100 meteran. yang kini candi barong tersebut telah berdiri kokoh. dan sepertinya lebih banyak berkunjung mengunjungi candi barong ketimbang mengunjungi candi dawangsari yang bentuknya hanya sebuah batu candi yang berserakan tak beraturan.

terlihat candi barong dari kejauhan


untuk menuju situs ini sepertinya harus punya niat yang gede. sebab situs ini berada di sebuah permukiman penduduk yang berada di dalam sebuah bukit prambanan. tepatnya berada di dusun dawangsari desa sambirejo, prambanan, sleman jogjakarta. rute tergampang menuju kesitus ini ialah dengan mengikuti jalanan ke selatan tepat di gapura propinsi jogja klaten. lurus ikuti jalan tersebut hingga sampai di jalan menanjak ke sebuah bukit ikuti jalan tersebut hingga terdapat pertigaan, anda ikuti jalur kiri. lurus terus ga usah belak belok hingga sampai di candi barong. parkirkan motor tersebut di sana. dan mulailah menuju 100 ke arah timur candi barong tersebut sebab candi dawangsari menyempil disana.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

sendang kasihan

sendang pengasih merupakan sebuah sendang yang dibuat oleh sunan kalijaga. menurut mitos yang berkembang di dusun ini ialah ketika dalam perjalanan berdakwahnya. sunan ingin mencari air yang bersih, namun ta kunjung mendapatkan, akhirnya ia menancapkan tongkat yang ia punya ke dalam tanah. dan keluarlah mata air dari bekas tancapan tongkatnya tersebut.

ada cerita yang merebak di sendang ini mengenai cerita rara pembayun yang tidak lain adalah anak dari panembahan senopati. ketika itu ketika dia ingin menuju ke daerah mangir. bersama pengiringnya ia mandi dan mencuci muka di sendang ini. dan setelah mencuci muka di sendang ini secara tidak langsung wajah rara pembayun wajahnya menjadi cantik dan terlihat menjadi agak mudaan yang membuat daya tarik sendiri pada orang yang melihatnya. oleh karna cerita rakyat seperti inilah warga sekitar menyebut sendang ini dengan nama sendang pengasih.
arca ganesa dan arca agastya di sendang kasihan

kolam di sendang kasihan


sendang ini sendiri bentuknya agak unik. bila dilihat dari arah timur terlihat bentuk yang menyerupai bentu pohon beringin, sedangkan bila dilihat dari sisi barat maka akan tampak bentuk yang menyerupai bentuk kendi. kurang jelas tahun berapa sendang ini terlahir dan tahun berapa pula sendang ini di ren0vasi.

pintu air sendang kasihan


fasilitas yang ada di sendan gini ialah kamar mandi, tempat ganti baju, mushola hingga ruang tunggu. terkadang pada waktu-waktu tertentu banyak orang yang berendam di sendang ini sebagai persyaratan tertentu. tidak jauh dari sendang ini terdapat 2 buah arca yaitu arca ganesa dan juga arca agastya. kurang jelas mengapa arca in ibisa berada di halaman sendang. kemungkinan dahulu warga sekitar sebelum berganti masuk islam mereka masih menganut agama hindu. dan 2 arca ini sebagai saksi sejarah bahwa peradaban masa lampau di dusun ini begitu panjang.

2 arca yang berada di halaman sendang kasihan


sendang kasihan sendiri berada sekitar 1,5 kilo meter dari pabrik gula madukismo dan berada di dusun kasihan, desa tamantirto, kasihan, bantul. jogjakarta.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Candi Risan

candi Risan merupakan satu-satunya candi yang paling besar dan paling komplit artefak batu-batunya. yang lainnya paling hanya menyisakan reruntuhan dan beberapa komponen candinya saja. Bentuk asli dari candi berukuran 13x13 meter ini sudah tidak nampak lagi. Yang tertinggal hanyalah tumpukan batu-batuan yang berserakan di sekitar bangunan. candi risan sendiri dipercaya sebagai bekas saksi sejarah pelarian majapahit dari tanah jogja dan bersembunyi di gunung kidul ini.

nyariwatu ke candi Risan

candi risan merupakan sebuah candi Budha yang dipercaya telah ada sejak abad ke-3. Candi Risan pada 1982 baru diakui Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BPPP) DIY karena sebelumnya masih di atas tanah hak milik warga. ada beberapa komponen candi yang berada di candi ini, seperti ratna, makara, artefik dan beberapa batu berukir. namun sayangnya hampir semua batunya telah aus dan susah dikenali secara rinci bentuknya. Konon, nama Risan diambil dari singkatan irisan atau perbatasan wilayah, yaitu bermakna sebagai batas dua Kerajaan yang menguasai wilayah ini yaitu kerajaan Surakarta dan Yogyakarta.
ukiran batu Situs candi Risan

komponen candi Risan 

di samping reruntuhan candi risan terdapat sebuah reruntuhan batu candi persegi empat. yang bila di lihat dari atas seperti sebuah banguanan, kemungkinan bagunanan tersebut di bangun sebagi pendopo untuk para biksu-biksu berdoa.  
 ukiran batu candi Risan

 Ukiran batu Candi Risan

Ukiran batu Candi Risan

di halaman candi terdapat 2 buah makara yang bentuknya sudah sama-sama aus. kemungkinan biasanya berada di pintu masuk candi. candi risan sendiri pintu masuknya mengarah menuju ke barat.

makara yang sudah auh batu-batunya


Candi Risan hanya memiliki satu arca, yang yang bernama Awalukitiswara, yang sempat dicuri pada Juli 1984 dan ditemukan di Singapura sembilan bulan kemudian . Arca tersebut kini disimpan di Kantor Badan Pelestari Peninggalan Purbakala, DIY. dan mengenai arca yang kini berada di komplekas candi ini, arca asli atau arca tiruan yang bentuknya sama dengan arca ayang pernah ditemukan di candi tersebut.

arca yang berada di candi risan

ada mitos yang merebak di sekitar situs candi ini yaitu, apabila ada burung yang sedang terbang di atas reruntuhan candi, burung itu pasti jatuh. Ada cerita pula ketika salah satu keluarga yang sedang mengadakan sebuah hajatan dan keluarga tersebut memakai salah satu batu candi untuk tungku rebus air namun anehnya airnya tidak bisa mendidih.

candi Risan

candi risan sendiri berada di dusun candirejo, desa risan, semin gunung kidul, jogjakarta. jalan menuju candi ini teramat membingungi bagi anda yang bukan asli gunung kidul. sebab gunung kidul terkenal dengan kota yang memiliki dataran tinggi dan berbukit. 1 desa ke desa lainnya jaraknya bisa 1 kiloan. dan intinya apabila anda kesini diharapkan tidak sorehari, sebab gunung kidul kalo malam sangat sepi. dan juga gemer-gemar bertanya pada warga sekitar tentang keberadaan lokasi yang ingin kita kunjungi.



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..

Selamat Kelayapan..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO