Kamis, 19 Agustus 2010 |

situs jati ayu

tak banyak informasi yang dapat diserap terkaiat keberadaan situs cadi di di situs Jati ayu ini. namun dari penuturan beberapa warga, di sekitar pemandian umum ini dahulu pernah ditemukkan beerapa komponen batu candi.

pemandian umum ini yang di sebut sebagai situs jati ayu


di samping sebuah pemandian umum tersebut terdapat sebuah mata air yang di kanannya terdapat sebuah pondasi bangunan, di situs ini dahulu ditemuakan sebuah komponen sebuah arca. yang kini arca tersebut telah diamankan oleh pihak BP3 jogjakarta.

batu putih yang tersusun di situ jati ayu

ta jauh dari pemandian umum tersebut terdapat sebuah lahan kosong yang menurut warga sebagai sebuah candi. namun yang terlihat hanya beberapa batu besar yang banyak di tumbuhi bekas bakaran dupa. dan menurut seorang warga di sini merupakan tempat pesugihan bagi mereka yang menyembah nyi roro kidul, bagi mereka yang ingin berdoa secar langsung, bisa melalui batu tersebut. biasanya hari-hari yang di sucikan seperti malam 1 suro, malam jum'at dan beberapa tanggalan jawa yang di kramatkan, biasanya banyak orang yang berdoa disini.

batu yang sering di sebut sebagai candi oleh warga


bekas rumah orang bandung yang kini jadi tempat pesugihan nyi roro kidul


Situs Jati Ayu sendiri berada di desa jati ayu, kecamatan karangmojo, gunung kidul, DIY. dan akses menuju kesini lumayan gampang, apabila anda sudah berada di desa jati ayu karangmojo, tanya saja dimana candi 5 pasti semua orang tersebut sudah tau.

Ingat jangan salah mengucap, karna di desa ini ada istilah candi 5, 1 dan 9.. dan kayaknya semuanya bekas candi/ malah sebuah kijing

Ternyata setelah sekian lama mengira-ngira bentuk situs ini sepereti apa, salah satu rekan saya dari Bol Brutu (komunitas jelajah sejarah) berhasil menemukkan keberadaannya. berada di lingkungan makan dekan dusun ini, ternyata dua buah Yoni masih dapat ditemukkan disitus ini.

Yoni situs Jatiayu/nglemuru (courtesy Cuk Riomanda Bol Brutu)


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah terkikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

2 komentar:

WA foundation mengatakan...

siip mas,,oh iya mas mau tanya itu pake font apa ya yang buat nulis watermark nyari watu yang mirip tulisan india itu..pengen donlot, hehe makasi mas

galih satria mengatakan...

Konon kabarnya dahulu disamping utara pemakaman umum terdpt sebuah kadipaten yg dipimpin oleh seorang adipati cangakmengrang. Lokasinya skrg hanya tertinggal hamparan pecahan batu bata merah dan sebuah batu penyangga tiang (ompak) yg lokasinya skrg dikenal sebutan "mboto" (bata:bata merah)

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?