Selasa, 24 Agustus 2010 |

candi gunung sari

situs gunung sari berada di sebuah puncak gunung di Dusun Gulon, Kec. Salam, Magelang, Jawa Tengah. situs candi ini kini hanya menyisakan reruntuhannya saja. kemungkinan karna banyak batu candi yang hilang maka membuat candi ini tak bisa terekonstruksi lagi.

reruntuhan candi gunung sari


kondisi candi gunung sari sungguh memprihatinkan sebab batu candi banyak yang bergletakan dimana-mana, di situs ini yang masih tersisa antara lain ialah sebuah yoni dan juga dua buah bangunan aneh yang bentuknya bulat tinggi yang bila di reka-reka mirip dengan bentuk tempat sampah jaman sekarang.

batu bulat aneh di candi gunung sari


di salah satu batu bulat yang mirip tong sampah tersebut terdapat ukiran manusia yang sedang menunduk dan berdiri, sepertinya sebuah penggambaran, pengabdian rakyat kepada rajanya.

ukiran di sebuah batu

bentuk yoninya juga unik, sebab yoni tersebut ta mempunyai bagian kaki, sepertinya dahulu bagian kakinya hilang. dan di bagian ceratnya terdapat sebuah makara yang unik. namun sayang keberadaan lingganya sudah ta terlihat lagi.

yoni gunung sari


dari puncak bukit gunung sari tersebut, kota magelang bisa terlihat dengan jelas. dan untuk rute tergampang menuju bukit ini ialah dengan melalui jalur Jl. Jogja-Magelang hingga km 24 (perhatikan patok kilometer di sisi kiri jalan), yaitu lokasi dimana dusun Gulon berada. setelah Masuk dusun Gulon ikutilah sebuah bukit yang berada di jalur tersebut. sebab bukit tersebut ialah bukit gunung sari. dan dikarnakan candinya berada di puncak bukit, disarankan apabila anda membawa kendaraan, disarankan untuk menitipkan di salah satu rumah warga yang berada di kaki bukit, dan mulailah berjalan menuju puncak bukit, yang bisa di lalui sekitar 15an menit menuju puncak.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu selalu.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?