Rabu, 18 Agustus 2010 |

candi dengok

candi dengok kini hanya berupa reruntuhan candi. dan semua batu candinya berserakan dimana-mana. candi ini merupakan sebuah candi hindu sebab di sekitar reruntuhan candi masih terdapat sebuah lingga. yang merupakan sebuah perlambangan dewa kesuburan umat hindu.

reruntuhan candi dengok

candi ini kondisinya saat ini sungguh memprihatinkan. identik dengan kondisi candi-candi sisa kejayaan kerajaan majapahit yang ada di gunung kidul. batu candi berserakan dimana-mana. bahkan di tengah-tengah badan candi terdapat sebuah pohon besar. yang sungguh disayangkan lagi. yang di pagari bukannya candinya melainkan pohon ter sebut. kemungkinan masyarakat lebih memaknai kemistisan lingkungan itu pada sebuah pohon besar yang mereka anggap bertuan tersebut dari pada melestarikan benda cagar budaya yang memang seharusnya tetap di jaga bentuknya.

pohon besar yang berada di tengah2 reruntuhan candi

dahulu kala di candi ini pernah mengalami penjarahan, dan arca nandi dan durga lenyap di bawa kabur. dan yang saat ini tersisa hanya beberapa arca tanpa bagiang badan dan kepala dan hanya menyisakan bagian kakinya saja dan sebuah lingga yang kurang jelas ini lingga dari sebuah yoni atau hanya sebuah lingga semu.

sebuah arca yang hanya tersisa bagian kakinya saja


sebuah lingga yang tersisa di situs candi ini

untuk menuju situs ini pun tergolong sangat sulit di jangkau sebab situs ini ada di belakang rumah penduduk. dan jalan untuk menuju dusun ini pun rumit untuk di cari. situs ini sendiri berada di dusun dengok lor, desa pancarejo, kecamatan semanu, gunung kidul jogjakarta.



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

1 komentar:

setyo budi mengatakan...

sungguh menyedihkan

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?