Sabtu, 28 Agustus 2010 |

monumen cepet

di dusun cepet terdapat sebuah monumen perjuangan, yang sebagai perlambanagan perjuangan pejuang yang membela tanah air ini , walau kematian bisa jadi sebagai taruhannya. bentuk bangunan monumen ini, hampir sama- dengan monumen yang ada di sekitaran jogjakarta. yaitu bentuk tugu segi empat yang di beberapa temboknya terdapat relief perjuangan warga sekitar desa ini jaman dahulu. sebagai perlambangan dedikasi mereka pada negara yang ta ternilai harganya.

monumen cepet

di bagian badan monumen ini tertulis "palagan cepet purwobinangun jumat kliwon 11-1- 1949 pejuang yang gugur:1. letda kasijam 2. agen polisi soekardjo".

kemungkinan monumen ini di buat sebagai perlambangan pahlawan yang gugur pada tanggal 11 januari 1949. dan inilah hasil apresiasi atas perjuangan mereka yang gugur yang ta bisa dibalas dengan apapun.
prasasti di badan monumen

dibagian kiri badan monumen terdapat lambang kota sleman yang disitu tergambar beberapa simbol yaitu antara bendera merah putih, bintang, padi, gunung merapi, candi dan juga tulisan sleman. yang pastinya semua simbol tersebut yang berkaitan erat dengan kota sleman itu sendiri.
lambang kota sleman di badan monumen sebelah kiri

di bagian tengah juga terdapat lambang yang melambangkan perjuangan bangsa indonesia dengan adanya lambang senapan, babmbu runcing dan juga topi tentara.

lambang perjuangan pejuang di badan monumen

di bagian kanan monumen terdapat sebuah relief yang menggambarkan pejuang yang sedang berperang, dengan gagah berani. demi nama tanah air ini, para pejuang pempertaruhkan jiwa dan raganya.

relief di badan monumen sebelah kanan

monumen ini sebagai penanda bahwa bangsa ini bangga mempunyai anak bangsa yang ta kenal mengelum membela tanah air ini dari tangan penjajah yang hanya bisa menyengsarakan hidup semua masyarakat. kita sebagai bangsa yang bijaksana, harusnya bisa mencontoh perjuangan mereka. monumen ini sendiri berada di dusun cepet, desa purwobinangun, pakem, sleman, jogjakarta.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?