Selasa, 24 Agustus 2010 |

candi gunung wukir

candi gunung wukir atau candi canggal kini hanya menyisakan bagian pondasinya saja. yang berisi 1 candi induk dan juga 3 candi perwara. di dalam candi induk terdapat sebuah yoni tanpa lingga. sedangkan di candi perwara pertama terdapat sebuah yoni, di candi perwara kedua terdapat sebuah arca nandi, sedangkan di dalam candi perwara ketiga ta mempunyai apa-apa.

candi induk danperwara candi gunung wukir

di kompleks candi gunung wukir terdapat 3 buah yoni yang bentuknya berbeda-beda. dari yang besar khas candi induk dengan arca ular dan kura-kura di bawahnya, dan juga sebuah arca standar dan tak banyak ukiran yang berada di dalam candi perwara dan satunya sebuah yoni yang berbentuk mirip dengan yang ada di candi gunung sari, candi tanpa kaki/pondasi dengan sebuah makara di ujung ceratnya.

yoni-yoni di candi gunung wukir

di kompleks candi ini pernah ditemukan sebuah prasasti yang bernama prasasti canggal bentuk candrasangkala berangka tahun732. Prasasti yang ditulis menggunakan aksara pallawa dan bahasa sansekerta. Prasasti dipandang sebagai pernyataan diri Raja sanjaya pada tahun 732 (654tahun saka).
prasasti canggal yang kini berada di musium jakarta

Prasasti ini menceritakan tentang pendirian lingga (lambang siwa) di desa Kunjarakunja oleh Sanjaya. Diceritakan pula bahwa yang menjadi raja mula-mula adalah sanna, kemudian digantikan oleh Sanjaya anak sannaha, saudara perempuan Sanna.

Lingga gunung wukir (courtesy NYPL)

Kunjarakunja-desa dapat berarti "tanah dari pertapaan Kunjara", yang diidentifikasikan sebagai tempat pertapaan Resi Agastya, seorang maharesihindu yang dipuja di India selatan. Dalam epik amayana, diceritakan bahwa rama, sintha dan laksmana mengunjungi pertapaan Agastya di gunung Kunjara. kurang jelas saat ini prasasti canggal telah berpindah kemana? kemungkinan telah di bawa ke jakarta.

arca nandi di candi gunung wukir

keadaan situs candi gunung wukit pada tahun 1938

candi ini saat ini masih di gunakan sebagai peribadatan umat hindu yang rutin di kunjungi pada hari-hari besar penganut agama hindu. dan dipercaya juga sebagai candi tertua di wilayah jawa bagian tengah.

penanda menuju candi gunung wukir

candi gunung wukir berada di dusun Canggal, kelurahan Kadiluwih, kecamatan Salam, Magelang, Jawa Tengah. dan rute tergampang menuju kecandi ini ialah dikarnakan candi ini berada ditengah hutan maka hal tergampang ialah menelusu rute jln jogja-magelang. dan apabila anda berangkat dari jogja ikuti jalan besar tersebut hingga sampai bertemu dengan Kantor Kecamatan Salam di sisi kiri jalan. Selang beberapa meter setelah kantor tersebut ada pertigaan yang dijaga lampu merah.Di pertigaan tersebut belok ke kiri.ikuti jalan tersebut hingga bertemu toko klontong"thimur"Belok ke arah kanan, dan beberapa meter setelahnya ada pertigaan ke arah kiri dimana jalannya tidak beraspal. Ya, belok kiri dan ikuti bukit tersebut. parkirkan motor anda dan mulailah memblusuk..


# hal pertama yang jadi pedoman ialah ikuti jalan setapak.
# ikuti batang pohon yang mempunyai pilox warna orange.(seperti pada gambar di atas).



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

2 komentar:

annosmile mengatakan...

udah pernah kemari :D

Sasadara Manjer mengatakan...

mas ijin share lingga gunung wukir ya.....

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?