Rabu, 07 Desember 2011 |

UGM Cabang Magelang

Bila berbicara tentang dunia pendidikan terutama bila membahas sebuah kampus, tentunya kampus UGM adalah salah satu tujuan utama pelajar yang hendak meneruskan dunia kependidikannya.


sisa bangunan ex UGM cabang magelang

Kota Magelang pernah terbangun sebuah cabang dari kampus UGM. kampus UGM cabang Magelang berada di lingkungan Kresidenan Kedu. Saat ini kondisi dari bangunan tersebut sudah tidak digunakan lagi, hanya terdapat sebuah monument yang menjadi sebuah perlambangan akan kebenaran dari kampus UGM yang pernah ada di kota magelang.
monumen EX UGM cabang Magelang

kisah sejarah UGM cabang magelang, bermula dari perguruan tinggi Magelang (PTM) yang didirikan oleh yayasan perguruan tinggi pada september 1963. Melalui SK Menteri PTIP (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan) No. 181/1964 tertanggal 18 Desember 1964, PTM berubah status menjadi perguruan tinggi negeri. Perubahan status ini diumumkan oleh Menteri PTIP Brigdjen dr. Sjarif Thayeb pada 19 Desember 1964, bersamaan dengan Dies Natalis UGM.



prasasti pengesahan monumen

PTM akhirnya berganti nama menjadi UGM cabang Magelangdengan adanya beberapa fakultas yaitu fakultas hukum, tehnik dan ekonomi. perjalanan UGM di magelang akhirnya terhenti pada tahun 1978, diawali dengan kesulitannya mendatangkan dosen UGM yang dialami FT. akhirnya FT UGM cabang Magelang dipindahkan ke UGM pusat di jogjakarta.
lingga yoni

Selama masa kependidikannuya, kampus UGM cabang magelang telag mendapatkan sekitar 1855 mahasiswa yang pernah menjalani kependidikannya idkampus ini. hal tersebut bukas suatu yang sitimewa mengingat kampus UGM di Magelang berperan mejadi lokasi kependidikan ternama di kawasan jawa tengah.


Yoni situs UGM cabang Magelang

sebagai penanda bahwa kampus UGM pernah menjadi pusat pendidikan di kota magelang, tidak jauh dari lokasi bekas kampus terdapat sebuah monumen yang diresmikan pada tanggal 14 april 2007



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah terkikis jaman..


Selamat Kelayapan..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

3 komentar:

yulita setya mengatakan...

tetpi lokasi tersebut sekarang sudh tidk terawat sma sekali.....bahkan hampir dikatakan jauh dari kata layak untuk sebuah peningglan bersejarah mohon untuk lebih d perhatikan

imam eka mengatakan...

tepatnya di mana ya lokasi monumen ugm cabang magelang

Anonim mengatakan...

alamat detailnya dimana..??

Posting Komentar

bangs yang bijak adalah bangsa yang hebat mengkritik dan mengapresiasi... mari di komentar?