Selasa, 08 November 2011 |

situs mulosari

situs mulosari bearada di dusun mulosari, desa Kalisalak, kecamatan Salaman, Magelang. situs ini merupakan sebuah candi dengan menganut agama hindu. hal tersebut bisa dipastikan dengan adanya bangunan yoni perlambangan dewa shiwa masih berdiri kokoh di dusun tersebut.

yoni mulosari

yoni mulosari berukuran 73x73x80 cm dengan keadaan bagian cerat kini telah menghilang. di setiap dinding badan yoni terdapat ukiran pahatan bunga. yang dengan adanya bentuk tersebut membuat keindahan tersendiri
. menurut warga sekitar di depan yoni tersebut terdapat sebuah yoni namun kini keberadaan yoni tersebut dudah tidak bisa diketahui, sebab hilang secara tiba-tiba.

ukiran bunga di dinding badan yoni

penyebaran batu candi di dusuninipun tidak bisa dibilang sedikit sebab hampir beberapa meter dari yoni berada banyak ditemukan batu bata bergletakan. menurut warga sekitar di semua sawah di sekitar mulosari dan pringapus memang sering ditemukan batu bata kuno di dalam tanah.. warga sekitar sendiri memprediksikan candi ini luasny ahampir 2 hektar.

batu bata kuno di halaman pembuatan batu bata baru

warga sekitar sendiri terkadang menggunakan batu bata tersebut, untuk kebutuhan pembangunan rumah mereka. di sekitar dusunmulosari sendiri memang banyak ditemui pembuat batu bata. dan memang setiap kali menggalilubang sering menemukan pondasi banguanan. namunlangsung di ambil dan dikumpulkan menjadi satu "ada yang digunakan sebagai bahan baku, namun tidak sedikit yang di jual" kata salah seorang warga.

batu andersite (komponen bangunan candi)

di halaman rumah warga juga terdapat tumpukan batu andersit yang metrupakan komponen batu candi. bila benar komponen ini merupakan komponen daribangunan candi mulosari, berarti candi ini menggunakan dua buah bahan baku yaitu batu bata kuno dan batu andersite.

batu candi di halaman rumah warga

situs candi mulosari sendiri berdekatan dengan Situs Pringapus dan Situs Candi Wurung, kemungkinan antara ketiga candi ini masih kerbaitan. sebab letak ketiga situs ini kurang dari 2KM


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

situs pringapus

Situs Pringapus berada di Dusun Pringapus, Desa Kalisalak, Salaman, Magelang, Jawa Tengah. Situs ini masih ada kaitannya dengan situs Mulosari dan Situs Candi Wurung yang memang lokasi salingberdekatan. situs ini merupakan situs beragama hindu yang ditandai dengan adanya bangunan yoni.

yoni pringapus

yang tersisa di situs ini hanya beberapa batu bata kuno dengan bentuk yang begitu besar, berbeda dengan bentuk batu bat yang berada di pasaran saat ini. yon iyangkini masih tersisa di dusun inipun kondisinya terguling di sebuah lahan persawahan. kondisi yoni yang berada di situs ini ialah bagian cerat masih baik namun ada beberapa bagian badan yoni yang terkikis sebab dahulu digunakan sebagai pengasah pisau/golok oleh warga sekitar.

yoni terguling

yoni yang berada di situs ini kondisinya sebenarnya masih baik namun karena kondisinya tergeletak di tengah sawah. mempuat keberadaan situs ini sungguh sangat disayangkan terlihat tidak terurus dan terjaga dengan baik

yoni terguling di tengah sawah

sekitar persawahan situs ini juga masih banyak ditemui pecahan batu bata kuno yang kemungkinan merupakan komponen dari bangunan candi ini.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

sejarah yang hilang #4

1. Situs Mlangen

Situs Mlangen berada di Dusun Mlangen, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah. di dusun tersebut terdapat beberapa batu candi yang terbuat dari batu bata, yang tersebar di beberapa sudut rumah warga. situs ini kemungkinan masih ada kaitannya dengan Candi Wurung, Situs Mulosari dan Situs Pringapus yang memang jaraknya berdekatan.


2. Situs Sriwedani

Situs Sriweedani areal pemakaman warga yang berada di dusun Sriwedani, Desa Sledengan, Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah. di areal pemakaman tersebut banyak ditemui batu batu candi yang terbuat dari batu bata berukuran besar yang tersebar di beberapa titik di areal pemakaman.


3. Situs Ngasem

sutus berada di Dusun Ngasem, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. situs ini berupa beberapa batu candi yang ditumpuk dihalaman rumah warga. Sriyono selaku juru kunci situs menuturkan, bahwa batu candi tersebut di titipkan pihak BP3. dimana batu candi tersebut berasal dari bukit gunung sari (lokasi candi gunungsari berada)


4. Situs Cabean


situs cabean berada di areal pemakaman di Dusun Cabean, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. di pemakaman umum warga tersebut banyak ditemui batu-batu candi yang terbuat dari batu bata, dengan berbagai ukuran dan bentuk. kebanyakan batu-batu candi tersebut digunakan sebagai pondasi makam warga. warga juga tidak banyak mengetahui asal usul bangunan tersebut.


5. situs nganten kidul


Situs Nganten Kidul berada di Dusun Nganten Kidul, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa hanya tersisa 2 buah batu andersite. warga sekitar juga tidak mengetahui secara jelas bahwa di sekitar lokasi dusun mereka pernah terbangun sebuah bangunan candi. pada tahun 70an batu -batu besar (kemungkinan batu candi) banyak bercecerar di halaman rumah warga, namun oleh lambat laun batu-batu tersebut kini tak tersisa. kemungkinan digunakan warga untuk berbagai keperluan. lokasi situs ini sendiri berdekatan dengan Candi Ngawen, kemungkinan candi ini masih terkebur letusan merapi mengingan pada jaman dahulu Candi Ngawen pernah terkubur laharan merapi.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Senin, 07 November 2011 |

situs pare

berbekal informasi dari website internet yang menjual sebuah yoni kuno. penelusuran mengenai penjelasan benar atau tidaknya warga sekitar menjual barang-barag kunonya. membuat menarik untuk dicari informasi kebenarannya.

yoni yang diperjual belikan di internet

di website internet tersebut, memang jelas bahwa yoni yang berasal dari Dusun Pare, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang ini diperjual belikan dengan bebas. yoni dengan kondisi tanpa cerat dan lubang lingganya berbentuk bulat, bentuknya masih polos tanpa ukiran sedikitpun.

Setelah ditelusuri dilokasi, tidak ada warga yang mengetahui keberadaannya. Walaupun dengan menunjukan gambar bentuk dari yoni tersebut, warga tetap tidak mengetahuinya.

arca nandi yang malang

bukan tidak mungkin kasus penjualan barang kuno tersebut di lakukan perorangan, orang dalam atau orang luar yang sengaja mencari keutungan dari penjualan benda cagar budaya bangsa yang seharusnya dilindungi keberadaannya.

batu candi dan antefik

di sekitar dusun pare sendiri masih banyak ditemui batu-batu candi berukuran besar, salah satunya adalah sebuah arca nandi dengan kondisi bagian kepala telah menghilang dan sebuah antefik yang berada di pinggir aliran irigasi rumah warga.

batu candi yang dijadikan alas duduk

dilihat dari keberadaan arca nandi dan yoni. bisa dipastikan dahulu di dusun pare ini pernah terbangun sebuah bangunan candi, yang menganut agama hindu shiwa. kemungkinan juga bangunan tersebut dibangun sejaman dengan situs-situs yang berada tidak jauh dari lokasi, yaitu situs plandi dan candi mendut.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Situs Ngrajek


Situs Ngrajek berada di Dusun Ngrajek, Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. walau berada tdiak jauh dari situs Candi Mendut, kondisi situs ini kini benar-benar sangat jauh berbeda.
Sisa Batu Candi situs Ngrajek

Kondisi situs ini sekarang hanya berupa banyaknya sebaran batu candi yang berada di dusun ini, sayangnya banyak batu candi yang telah digunakan untuk bahan bangunan warga sekitar. membuat bentuk asli bangunan candi ini sangat sulit untuk bisa digambarkan.

Sisa Batu Candi situs Ngrajek

Beberapa batu yang masih terlihat disitus inipun hanya beberap batu polos tanpa ukiran, namun dari beberap batu tersebut masih bisa dikenali sebagai bentuk dari sebuah antefik.

 Sisa Batu Candi situs Ngrajek

Sedikit lebih jauh dari lokasi sebaran situs candi yangberada i pinggir jalan, tepatnya di dekat sebuah masjid. menurut salah satu sumber terdapat tiga buah miniatur candi atau puncak yang kini digunakan sebagai pot rumah warga.
Sisa Batu Candi situs Ngrajek

Sebenarnya keberadaan situs ini sudah diketahui oleh Bosch pada tahun 1920, dimana kala itu dia masih bisa nemeukan pondasi dari dasar candi di lokasi situs ini. dan dari berbagai sumberpula yang menyebutkan bahwa lokasi penemuan yang dilihat oleh Bosch tersebut kini telah beralif fungsi jadi sebuah tambak ikan oleh warga sekitar.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO