Tampilkan postingan dengan label kulon progo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulon progo. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Juli 2013 |

Omah Watu Sentolo

Situs ini memang bisa dibilang bukan salah satu peninggalan kuno yang masih tersisa dibumi indonesia. walau begitu keberadaannya tentu sangat menarik untuk bisa di jelajahi ataupun dikunjungi. tentu tidak ada salahnya bagi para pelancong yang melewati lokasi bangunan ini.


dinding omah watu dan pahatan patung

bangunan ini memang tidak memiliki nama, sebab selain tidak terlalu tenar, bangunan buatan modrn ini juga kurang banyak diketahui oleh masyarakat luas. namun melihat bangunan omah waktu ini tentu akan terlihat sedikit decak kagum. sebab ada beberapa ornamen yang terlihat benar-benar cukup serius dibuat oleh sang empunya.

sisi bangunan omah watu sentolo
 
bangunan yang berada di jalan Sentolo Kulon progo DIY, menuju arah ke Pengasih ini, memang terlihat sedikit memasukkan gaya-gaya bangunan kuno jaman klasik di sisi-sisi bangunannya. seperti sebuah arca, tempat peribadatan hingga beberapa elief yang langsung dipahat dari permukaan batu.

 
 Sisi bangunan omahwa tu sentolo

Penulis tidak mengetahui secara pasti bangunan ini dibuat oleh siapa, kapan dan dalam rangka apa. namun dari penuturan salah satu warga sekitar. Diketahui bahwa bangunan ini memang sengaja dibuat sebagai bahan kesibukan salah satu pensiunan pekerjaperkeretaapian.


sumur dan altar peribadatan omahwatu sentolo

selain terdapats ebuah altar peribadatan, terdapat pula sebuah taman diatas bangunan hingga sebuah lorong yang di beberapa sudut jalannya terdapat sebuah pahatan relief patung. bahkan di atas sebuah bukit kecil bangunan omah watu ini terdapat sebuah sumur, yang saangnya sudah tidak memiliki air didalamnya lagi.

peta menuju omah watu sentolo

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 28 Maret 2012 |

candi wulan

Candi Wulan merupakan tinggalan arkeologis yang berada di kecamatan kalibawang, kabupaten Magelang, jawa tengah. situs ini kini hanya menyisakan 3 buah komponen keagamaan yang berasal dari jaman mataram kuno terdahulu, tepatnya sekitar abad ke-9.


Candi Wulan


3 peninggalan sisa candi wulan

3 buah komponen bangunan purbakala tersebut antara lain ialah bangunan Yoni, Arca Durhamahessa Suramardhini dan sebuah Lingga Semu. keberadaan 3 bangunan purbakala ini menandakan pada beberapa abad yang lalu di sekitar lokasi situs ini berada tumbuh penduduk yang menganut agama hindu kuno yang hidup berdampingan dengan alam.
yoni


Arca Durhamahessa Suramardhini


lingga semu

3 peninggalan di dataran tinggi kalibawang terdapat di sebuah lahan berpagar yang berada di dekat kantor kecamatan Kalibawang di desa banjaroya. sebelumnya lingga yoni tersebut ditemukan di dusun banjaran dan oleh warga sekitar ditempatkan dilokasi yang lebh aman yaitu di halaman kantor kecamatan.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah terkikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 19 Januari 2012 |

Situs Stupa Glagah

Situs Glagah berada di Dusun Glagah, Desa Sidorejo, Kecamatan Temon, Kulonprogo, DIY. situs ini merupakan sebuah situs purbakala yang memiliki corak berupa sisa bangunan stupa tunggal diatas sebuah umpak. menengok dari peninggalan yang ada di situs ini, besar kemungkinan areal situs ini dijadikan sebagai lokasi peribadatan umat budha pada abad ke 9 dahulu kala

Istriku dengan Situs Stupa Glagah

Saat diadakan penggalian pada tahun 1990 yang lalu, di sekitar situs ini di temukan stupa yang berukuran besar ini.  dan juga dua buak struktur pondas berukuran 4m x 4 m yang terbuat dari batu kali kemungkinan sebuah pondasi stupa ini. Struktur kedua ternyata ditemukan di lokasi yang lebih jauh ke barat dari penemuan pertama. di lokasi tersebut ditemukan dinding bata,d an terdapat beberapa batu berelief, bunga dan sulur-sulur berornamen. yang kemungkinan satu komponen dengan bangunan Stupa.

sebenarnya situs ini sudah lama diketahui keberadananya.sebelumnya peneliti dari badan arkeologi Yogyakarta, Goenadi Nitihaminoto pada 1976 menemukan sebuah perunggu kecil di Desa ini. arca perunggu ini besupa sesosok laki-laki berdiri memegang wajra di satu tangan dan bunga teratai di sisi lain.

Komponen peninggalan situs Glagah

Dalam buku Daftar peninggalan benda purbakala DIY tahun 1985 disitu tertulis tiga buah yoni dan dua lingga ditemukan di dekat desa Karangwuluh. yang tidak jauh dari desa Glagah. itu artintina di selatan Kulon progo dahulu kala terdapat beberapa titik peninggal bangunan candi ataupun situs purbakala yang memiliki corak hindu ataupun Budha.
Stupa Glagah berada di pekarangan milik penduduk setempat. Stupa terbuat dari batu andesit. Demikian pula batu lapik atau alas dari stupa tersebut. Tinggi stupa sekitar 180 Cm, diameter stupa kira-kira 50 Cm, dan batu alas atau lapik stupa berukuran sekitar panjang 70 Cm, lebar 70 Cm, dan tinggi sekitar 70 Cm. Di sisi stupa tersebut juga terdapat batuan lain dengan beberapa ukuran yang diduga merupakan bagian dari peninggalan kuno seperti stupa yang berada di lokasi.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..


Selamat Kelayapan..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 16 September 2011 |

puncak suroloyo









NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 09 September 2011 |

candi sambiroto

candi sambiroto berada di dusun sambiroto, desa banyuroto, kecamatan nanggulan, Kulon progo, DIY. situs ini kini hanya menyisakan reruntuhannya saja. bangunan candi terbuat dari batu bata dengan ukuran batu bata lebih besar dengan bentuk batu bata yang kini beredar di pasaran.

reruntuhan candi sambiroto

candi sambiroto sendiri kurang bisa dipastikan unsur keagamaannya, sebab tidak adanya artefak-artefak pentng yang bisa menggambarkan secara jelas kegunaan dan unsur keagamaan bangunan candi ini. bentuk bangunan yang terbuat dari batu bata membuat bangunan ini sungguh rentan akan kondisi alam, terlihat dari bentuknya kini yang tak jauh berbeda dengan bentuk gundukan biasa.
batu bata kuno

situs ini hingga kini masih digunakan oleh beberapa pihak yang hendang menggunakan areal ini dengan berbagai keperluan dan sepertinya masyarakan sekitar masih mengkeramatkan lokasi situs tersebut.
pondasi bangunan candi

situs candi ini pernah diteliti oleh pihak BP3. bahkan pada lubang galian di situs ini ditemukan sebuah batu bata kuno dengan ukiran bunga teratai yang kini telah diamankan oleh pihak BP3. tidak jauh dari keberadaan reruntuhan bangunan candi terdapat sebuah batu berlubang yang terbuat dari batu putih, bentuk bangunannya sendiri kurang jelas apakan sebuah komponen yoni ataukan sebuah umpak bangunan. disekitar batan batu terdapat beberapa goresan yang kuarng jelas maksudnya.
umpak/yoni...?

situs sambiroto merupakan sebuah tinggalan bangunan candi yang pernah terungkap disekitaran kabupaten kulon progo. situs ini juga berdekatan dengan situs jatiwangi yang kini kondisi bangunan candinya, telah di pendam kembali oleh warga sekitar.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 19 Januari 2011 |

pesanggrahan paku alam v

paku alam V yang bernama asli KGPA Suryodilogo yang bergelar kanjeng gusti pangeran adipati ario ( KGPAA) prabu suryodilogo. beliau dilahirkan pada tanggal 23 juni (1833/1835..?) di yogyakarta. ibunda beliau ialah selir paku alam II

KGPAA Prabu Suryodilogo memegang kewajiban yang sangat berat. Diantaranya adalah melunasi hutang mendiang kepala Kadipaten Pakualaman dan memelihara serta menegakkan ketertiban/keamanan di wilayah Pakualaman. Setelah menujukkan tanda-tanda kemajuan yang baik dalam melaksanakan tugasnya maka pada 20 Maret 1883 beliau diperkenankan memakai gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Paku Alam V. Paku Alam V tidak banyak memberi apresiasi di bidang kesusastraan karena beliau memilih berkecimpung di bidang Ekonomi. Selain prestasi sebuah pukulan berat harus diterima dengan dibubarkannya angkatan perang Pakualaman di tahun 1892.

Berbeda dengan pendahulunya, Paku Alam V merintis anggota keluarga Paku Alam untuk menuntut ilmu di sekolah-sekolahbelandaantara lain di Sekolah Dokter Jawa. Bahkan mulai 1891 beliau mengirim beberapa putra dan cucunya ke Negeri belanda (Nederland) untuk mengecap pendidikan disana. Dari pemikiran beliau yang tidak kolot ini muncul beberapa hasil diantaranya ada anggota keluarga Paku Alam yang menjadi anggotavolksraad dan Raad van Indie (walaupun beliau tidak dapat melihat langsung hasilnya karena telah mangkat).

Paku Alam V memiliki 17 putra-putri yang dilahirkan baik dari permaisuri maupun selir. Salah seorang putra beliau, KPAA Kusumoyudo, adalah anggota Raad van Indie. Setelah 22 tahun memerintah, pada 6 november 1900, KGPAA Paku Alam V mangkat dan dimakamkan di Girigondo, Adikarto. (wikipedia.com)


plang penghormatan pada sri paku alam V


yang tersisa dari jejak sejarah kepemimpinan paku alam V di tanah kulon progo ialah berupa bekas petilasannya yang berada tepat di bibir pantai trisik, brosot kulon progo. saat ini yang tersisa hanyalah sisa pondasinya saja. kurang jelas bekas pesanggrahan ini rusak terkena arus pantai, atau hancur oleh beberapa orang yang tak bertanggung jawab.
bekas pondasi pesanggrahan


menegani letaknya yang berada dipinggir pantaipun penuh dengan pertanyaan. apakah pesanggrahan ini, merupakan tempat penyambutan tamu pakualaman yang melalui pantai selatan. atau dijadikan sebagai tempat pemujaan ratu pantai selatan...?. dan yang tersisa sebagai pengingan sejarah di wilayah pantai trisik ini hanyalah berupa papan pengumuman yang bertuliskan " di situs ini pernah berdiri sebuah pesanggrahan KGPAA paku alam V". dan plang penguimuman seperti inilah warga sekitar menghormati jasa-jasa paku alaman di desa mereka.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu selalu.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO