situs bendungan sumber
bendungan sumber yang berada di Dusun Sumber Kulon, Kalitirto, Berbah, Sleman, DIY. memiliki sisa peradaban masa lalu. namun sayangnya bentuknya tak terawat dan tergletak di sisi pinggir pancuran bendungan dan terpendam didalam air, dan jika aliran air sedang besar-besarnya, yoni dan batu batu candi tersebut tak terlihat sama sekali.

bendungan sumber sendiri merupakan proyek dari IPJK (inpres peningkatan jalan kabupaten) yang dibuat sekitar tahun 1993 sampai 1994. bendungan ini sendiri merupakan aliran dari sungai tepus. dan mengenai keberadaan situs purbakala yang tercecer di bendungan ini merupakan hasil bawaan dari suatu tempat yang terbawa arus. atau memang dari dulu memang sudah ada di tempat tersebut, dan bukan tidak mungkin juga kalo pembuatan bendungan ini memakai batu-batu candi yang berada di sekitar bendungan ini. bila benar sungguh disayangkan memang.

yoni yang berada di bendungan inipun kondisinya sungguh memprihatinkan bagian ceratnya telah menghilang, bentuk lingga telah hilang entah kemana, ditambah lagi keberadaannya yang terpendam didalam air. membuat situs ini kini hanya jadi sebuah dongeng kebesaran bangsa yang hanya bisa kita lihat bekasnya disini.

kemungkinan disekitar yoni ini berada terdapat sebuah bangunan kuno beragama hindu. disekitaran desa kalitirto berbah memang tidak banyak ditemui bekas sisa peradaban masa lalu yang masih tersisa didesa tersebut.

tak jauh dari yoni itu berada terdapat 2 buah vatu candi yang berada di gundukan tanah, dan sayangnya batu candi tersebut polos dan tak begitu banyak memiliki corak/ ornamen.

untuk menuju situs ini sendiri bisa dilalui melalui jalur gondokuning-berbah dan acer-acer tergampang melalui jalun menuju situs ini ialah, bila anda dari jalan solo lalu sampau di lampumerah janti, berbelok menuju bantul/wonosarilah atau berbelok kekanan bila anda dari arah ambarukmo. dan ikuti jalan dibawah jembatan layang tersebut hingga berada di lampumerah pertama. maka berbelok kekirilah. ikuti jlan tersebut ga usah belak belok... sekitar 3 kiloan situs ini akan anda ketemukan . dan bendungannya sendiri berada tepat dipinggir jalan.
dan apabila ingin mengunjungi situs ini diharapkan tidak selepas hujan tiba, sebab bisa dipastikan yoni tersebut tak akan terlihat, sebab bila sedikit aliran air deras saja, yoni tersebut akan terlelap dan tak terlihat.
NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..
selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu selalu.
salam budaya, salam nyariwatu selalu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
candi banyunibo
Candi Banyunibo adalah salah satu candi yang kini bentuknya telah sempurna di pugar dan telah menjadi sebuah objek wisata sejarah yang perlu di ketahui dan dikunjungi selain candi prambanan dan candi ratu boko yang jaraknya tak terlalu jauh dari 2 candi yang tersohor tersebut.

candi banyunibo merupakan candi beragama budha yang memiliki banyak keunikan, ada beberapa panel yang disuguhi dengan ornamen-ornamen bunga padma yang indah-indah. belum lagi beberapa arca dan relief di dinding candi ini masih tersisa dan dapat dinikmati keindahannya.
kata banyunibo sendiri berasal dari kata "banyu tibo yangberarti air jatuh/ menetes dalam bahsa jawa. candi induk sendiri memiliki ukuran 15,325 x 14,25 meter dengan tinggi 14,25 meter. dan didalam bilik candi tidak terdapat sebuh arca sama sekali, kemungkinan arca budha di dalamnya telah hilang atau sudah diamankan pihak BP3.
kondisi candi banyunibo pada tahun 1940an
candi induk banyunibo sendiri dikelilingi oleh 6 buah candi perwara yang sayangnya bentuknya sudah tak utuh lagi. dan diantara sisa pondasi candi perwara tersebut, terdapat juga sebuah stupa yang kemungknan bagian dari atap salah satu candi perwara. candi induk dan juga candi perwara sama-sama menghadap ke arah barat.

reruntuhan candi perwara
di sekitar penampungan reruntuhan batu candi di halaman candi banyunibo terdapat 4 buah arca nandi, 3 diantaranya tidak memiliki kepala. nandi sendiri merupakan kendaraan dewa shiwa dan biasanya candi yang memiliki arca nandi merupakan candi yang menganut agama hindu shiwa.

candi ini sendiri berada di dusun cepit, desa bokoharjo, prambanan, sleman. jaraknya sendiri tidak jauh dari candi ratu boko dan candi prambanan. dikarnakan candi ini sudah menjadi objek pariwisata dan bentuknya yang sudah di pugar. maka untuk bisa masuk ke situs ini anda dipungut biaya retribusi sebesar 2000 rupiah. (sewaktu-waktu harga tiket retribusi bisa berubah)
dikarnakan candi ini berada di tempat yang agak terpencil dan jauh dari jalan raya. kurang banyak pengunjung yang datang ke situs ini.
dikarnakan candi ini berada di tempat yang agak terpencil dan jauh dari jalan raya. kurang banyak pengunjung yang datang ke situs ini.
sekitar candi banyunibo sendiri terdapat beberapa situs candi yang kayaknya bagus untuk dikunjungi, antara lain ialah, candi barong, situs dawangsari, situs keblak, situs marangan, candi singo dan candi bubrah
NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah dikikis jaman..
Selamat Kelayapan..
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
situs sokoliman
situs sokoliman merupakan situs megalitikum yang ada diwilayah gunung kidul dan hampir sama dengan situs-situs megalitikum sejenisnya, seperti situs gunung bang, gondang, bleberan krajan ataupun wonobuda. situs megalitikum biasanya berisi batu batu lonjong, bulat, gepeng dan segalanya yang mememiliki kategori seperti sebuah bangunan menhir dan juga kubur batu.
situs sokoliman berada di dusun sokoliman, bejiharjo, karangmojo, gunung kidul, DIY. dan situs megalitikumnya sendiri berada di sebuah lahan areal pertanian warga. situs ini sendiri berisi 4 buah kubur batu dan juga beberapa kelompok batu- batu yang disusun disekitaran situs yang berisi batu balok dan juga beberapa menhir.
situs sokoliman sendiri pertama kali diteliti oleh JL. moens yang melakukan penelitian pada tahun 1934 yang beberapa tahun kemudian van der hoop juga meneliti situs tersebut. baru pada tahun 1980an pihak BP3 meneliti dan mengumpulkan situs-situs megalitikum yang tercecer di sekitaran dusun sokoliman.
di dusun sokoliman ini juga pernah diketemukan beberapa gerabah, batu batu perunggu dan juga sebuah gagang pedang yang menggunakan tangan kiri yang dibagian kepala pedangnya menggunakan sebuah rajutan yang begitu kasar.
cerita yang merebak didusun ini bahwa nama sokoliman berasal dari cerita tentang keberadaan beberapa batu besar (kemungkinan bangunan menhir) yang berjumlah 5 buah yang berada di sekitaran dusun tersebut.
situs sokoliman sendiri jaraknya tidak jauh dengan situs gondang dan juga situs gunung bang. yang sama-sama situs masa megalitikum.
NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..
selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Langganan:
Postingan (Atom)