Jumat, 09 Desember 2011 |

Situs Candi Secang

Situs Candi Secang yng memiliki nama lain yaitu Situs Candi Talun, Candisari, Canditalun, Gomblang atupun Gumbulan berada di Dusun Candi,  desa Candisari, kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

yoni kedua


yoni ketiga

situs ini berada di sebuah gundukan tanah kecil di tengah dusun. di sekitar dusun banyak ditemui sisa batu bata kuno berukuran besar yang banyak ditemui di beberapa sudut dusun candi. 3 buah yoni juga terdapat di dalamnya. 3 yoni berukuran jenis ini dalam kondisi masih baik,namun saat ini beberapa komponen candi ada yang sedikit rusak.

kemuncak

di situs ini juga terdapat sebuah bangunan panjang yang berbentuk seperti yoni dengan panjang 177cm, tinggi 68cm lingkar besar dan  7cm. yang bentuknya seperti yoni namun tidak memiliki lubang lingga. warga sekitar menyebutnya dengan nama watu meja atau meja batu kuno


batu bata kuno

NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang saat ini masih tersisa. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman.


selamat kelayapan...
salam budaya, salam nyariwatu selalu.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 07 Desember 2011 |

UGM Cabang Magelang

Bila berbicara tentang dunia pendidikan terutama bila membahas sebuah kampus, tentunya kampus UGM adalah salah satu tujuan utama pelajar yang hendak meneruskan dunia kependidikannya.


sisa bangunan ex UGM cabang magelang

Kota Magelang pernah terbangun sebuah cabang dari kampus UGM. kampus UGM cabang Magelang berada di lingkungan Kresidenan Kedu. Saat ini kondisi dari bangunan tersebut sudah tidak digunakan lagi, hanya terdapat sebuah monument yang menjadi sebuah perlambangan akan kebenaran dari kampus UGM yang pernah ada di kota magelang.
monumen EX UGM cabang Magelang

kisah sejarah UGM cabang magelang, bermula dari perguruan tinggi Magelang (PTM) yang didirikan oleh yayasan perguruan tinggi pada september 1963. Melalui SK Menteri PTIP (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan) No. 181/1964 tertanggal 18 Desember 1964, PTM berubah status menjadi perguruan tinggi negeri. Perubahan status ini diumumkan oleh Menteri PTIP Brigdjen dr. Sjarif Thayeb pada 19 Desember 1964, bersamaan dengan Dies Natalis UGM.



prasasti pengesahan monumen

PTM akhirnya berganti nama menjadi UGM cabang Magelangdengan adanya beberapa fakultas yaitu fakultas hukum, tehnik dan ekonomi. perjalanan UGM di magelang akhirnya terhenti pada tahun 1978, diawali dengan kesulitannya mendatangkan dosen UGM yang dialami FT. akhirnya FT UGM cabang Magelang dipindahkan ke UGM pusat di jogjakarta.
lingga yoni

Selama masa kependidikannuya, kampus UGM cabang magelang telag mendapatkan sekitar 1855 mahasiswa yang pernah menjalani kependidikannya idkampus ini. hal tersebut bukas suatu yang sitimewa mengingat kampus UGM di Magelang berperan mejadi lokasi kependidikan ternama di kawasan jawa tengah.


Yoni situs UGM cabang Magelang

sebagai penanda bahwa kampus UGM pernah menjadi pusat pendidikan di kota magelang, tidak jauh dari lokasi bekas kampus terdapat sebuah monumen yang diresmikan pada tanggal 14 april 2007



NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita, yang lambat laun tentu saja akan punah terkikis jaman..


Selamat Kelayapan..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 29 November 2011 |

situs bengkung

situs bengkung berada di Dusun Bengkung, Desa Candi Retno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. di situs bengkung kini masih bisa ditemui beberapa komponen bangunan candi, namun yang sangat disayangkan dari komponen tersebut ialah keberadaannya kurang terpelihara dengan baik. batu-batu tersebut banyak yang tercecer di persawahan dan di halaman rumah warga.

lingga pertama

di halaman rumah warga terdapat beberapa tumpuk batu candi yang digunakan sebagai pondasi rumah dan dijadikan sebagai penghias taman. diantara tumpukan batu candi tersebut terdapat 2 buah lingga dan batu-batu berukiran sulur-sulur.

lingga ke2

lingga yang berada di halaman warga berukuran kecil, dengan bentuk yang masih bisa dikenali bahwasanya batu lonjong tersebut merupakan sebuah komponen bangunan lingga. kurang jelas 2 lingga tersebut merupakan sebuah lingga patok/semu ataukah lingga yang berpasangan dengan bangunan Yoni.

batu bulat

tidak jauh dari keberadaan batu lingga, terdapat sebuah batu setengah bulatan yang kurang jelas kegunaannya dimasa lampau. tidak jauh dari lokasi batu candi dan lingga berada, terdapat sebuah rumah menggunakan batu-bata berukuran besar sebagai pondasi rumah. kemungkinan batu bata yang digunakan, merupakan batu dari komponen bangunan candi.

rumah dengan pondasi yang terbuat dari batu-bata kuno

batu berukir

di areal persawahan warga di dusun bengkung, terdapat sebuah yoni dalam keadaan terbalik. yoni tersebut hanya terlihat sedikit potongan ceratnya saja. warga pernah hendak mengangkat batu tersebut dengan alat berat, namun ternyata batu tersebut terlalu berat. hingga akhirnya komponen batu candi tersebut, dibiarkan tetap berada di tengah areal persawahan hingga kini.

yoni diareal persawahan

situs ini berjarak sekitar 100 meter dari candi retno, 200 meter dari situs cetokan dan 250 dari situs tidaran. kemungkinan situs-situs di kecamatan candi retno masih satu komponen, yang semunya berlatar belakang agama hindu.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 25 November 2011 |

situs bowongan

situs bowongan berada di dusun bowongan, desa Ringinanom, kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. situs ini merupakan sebuah candi banon (candi yang terbuat dari batu bata), lokasi situs berada di lahan pembuatan batu bata dimana kondisinya rawan dari kasus pengrusakan.

pondasi candi di lubang galian untuk pembuatan batu bata

di situs ini terdapat 3 buah lubang galian, yang dimana disetiap galian tersebut masih terlihat batu-batu pondasi didalamnya. keberadaan situs tersebut di lokasi pembuatan batu bata, sungguh membuat kekhawatiran akan rusaknya batu-batu candi yang masih tersisa. batu-batu candi di luar lubang galian juga masih banyak ditemui, kebanyakan tergeletak begitu saja atau berada di halaman rumah warga.

batu candi

warga sekitar memang berdalih tidak berani mengambil batu bata kuno tersebut dari pondasinya, sebab bila salah mengambil saja, batu tersebut akan hacur, sebab dalam keadaan sudah lembab terkubur ratusan tahun. batu candi yang berada disitus ini berupa batu bata yang ukurannya cukup besar, lebih besar dari batu bata pada umumnya, sekitar 3 kali lipat dari batu bata normal yang kini beredar dipasaran.

lubang galian situs

dilihat dari luasnya batu candi yang masih terlihat dari lubang-lubang galian, kemungkinan candi ini dahulu berukuran besar. selain pondasi bangunan candi, bangunan yoni yang jaraknya sekitar 50 meter dari keberadaan bangunan candi.

yoni situs bowongan

bangunan yoni yang berada di situs bowongan berada di halaman rumah warga, keadaan yoni tersebut dalam kondisi bagian cerat sudah menghilang dan dibagian badan yoni terdapat kikisan yang diakibatkan karea jadi media untuk mengasah benda tajam warga sekitar.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

situs samberan

situs samberan berada di dusun samberan, desa Ringginannom, Kecamatan Tempuran, Magelang. situs ini merupakan sebuah sisa bangunan candi yang kini hanya menyisakan bagian pondasinya saja.

pondasi candi samberan

keberadaan candi ini terdapat di lingkungan pembuatan batu bata. keberadaannya pun rawan kasus perusakan. bila pemilik lahan garapan tidak mengetahui pentingnya arti menjaga dan melindungi peninggalan situs candi ini, bukan tidak mungkin candi ini akan punah.

candi yang berada lingkungan perajin pembuatan batu bata

candi ini menggunakan bahan baku yang terbuat dari batu bata. dengan rekonstruksi batu tumpuk. ukuran batu bata yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan bangunan candi ini ukurannya bisa tiga kali lipat batu bata normal yang kini ada di pasaran.

pondasi pintu masuk bangunan candi

pintu masuk bangunan candipun masih terlihat jelas walaupun kini hanya tersisa bagian pondasinya saja. dilihat dari bentuknya hanya ada dua hipotesis mengenai bentuk dasar dari bangunan atas candi. bisa bangunan badan dan atap candi kini telah hilang/ bubrah atau malah keberadannya dahulu menggunakan bahan semi permanen yang mudah hancur, namun hipotesis kedua belum bisa dipastikanpula sebab tidak ditemukan beberapa umpak penyangga bangunan semi permanen tersebut.

batu candi yang terbuat dari batu bata kuno

penyebaran batu candi tidak hanya tersebar di 1 titik saja. di beberapa sudut halaman rumah warga juga banyak ditemukan batu bata berukuran besar yang kemungkinan komponen dari bangunan candi. bukan tidak mungkin dahulu banyak batu candi yang digunakan sebagai bahan baku bangunan, yang digunakan oleh warga sekitar.
pondasi bangunan situs candi samberan

situs candi ini sendiri kemungkinan masih sejaman dengan situs-situs candi yang ada di Kota Tempuran, seperti Situs Tempurejo, Situs Bowongan, Situs Candi dan Situs Dimajar.

menurut data dari BP3 di situs ini pernah diketemukan sebuah yoni di sumurancandinya. dilihat dari data tersebut bisa dipastikan dahulu Candi Samberan digunakan sebagai tempat peribadatan untuk umat hindu. bila benar candi ini menganut agama hindu, berarti situs ini masih satu kompleks dengan Situs Candi Bowongan dan Situs Dimajar yang memang masih keberadaannya bersebelahan dengan dusun bowongan. dua situs candi tersebut sama-sama menganut agama hindu, dengan adanya peninggalan bangunan yoni di dua situs candi tersebut.


NB : dengan anda mengunjungi situs cagar budaya dan sejarah bangsa ini, secara tidak langsung anda telah melestarikan saksi sejarah bangsa yang masih tersisa.. dan jangan biarkan batu-batu kuno tersebut hanya dijadikan sebagai dongeng masa kecil kita yang lambat laun bisa punah dikikis jaman..


selamat kelayapan..
salam budaya, salam nyariwatu slalu..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO